Jenis-jenis Batu Ginjal yang Perlu Diketahui

Batu ginjal merupakan gangguan kesehatan dengan ditemukannya material (batu) di dalam ginjal atau saluran ginjal. Bisanya penderita akan merasakan nyeri pinggang, perut bagian bawah, muntal, demam, sakit saat kencing, bahkan kencing berdarah.

Batu yang bisa muncul dalam ginjal tersebut diakibatkan oleh beberapa pola hidup yang tak sehat dengan jenis batu yang berbeda pula. Lalu, apa saja Jenis-jenis Batu Ginjal yang Perlu Diketahui yang umum ditemukan ?

Jenis-jenis Batu Ginjal yang Perlu Diketahui

jenis jenis batu ginjar yang perlu diketahui
Batu Kalsium

Batu kalsium oksalat menjadi jenis yang paling banyak ditemukan dan terbentuk saat urin bersifat asam. Kalsium yang terkandung di dalam tubuh, serta Oksalat yang biasanya ada di dalam buah atau sayuran tertentu yang kita makan.

Beberapa masalah seperti gangguan usus, kelainan metabolisme, dan konsumsi makanan yang salah, bisa memicu peningkatan konsentrasi oksalat dalam urin. Di sisi lain, Kalsium yang terkandung di dalam tulang pun memainkan perannya pada pembentukan batu ginjal. Batu kalsium juga cenderung berisiko menyerang pria dibandingkan wanita pada usia sekitar 20-30 tahun.

Batu asam urat (uric acid)

Batu asam urat akan terbentuk jika anda terlalu banyak mengonsumsi makanan yang tinggi zat purin dan kekurangan cairan atau air dalam tubuhnya, sebagaimana halnya penderita asam urat secara umum. Faktor genetik serta kelainan jaringan juga dikatakan bisa memicu risiko terbentuknya batu asam urat ini yang cenderung terjadi pada pria dibandingkan wanita. Penderita asam urat tentu lebih berisiko mengalami batu ginjal (asam urat) ini.

Batu Struvit

Batu struvit ini bisa terbentuk dari Magnesium serta Ammonia hasil limbah. Batu jenis ini juga dikenal sebagai batu infeksi, karea ia bisa terbentuk sebagai bentuk respon pada infeksi. Batu struvit ini menjadi jenis batu ginjal yang tumbuh cepat dan sangat besar dibandingkan dengan jenis batu ginjal lainnya. Hal ini membuatnya bisa menyumbat ginjal, kandung kemih, atau ureter. Batu jenis ini lebih banyak menyerang wanita dibandingkan pria, terutama mereka yang memiliki infeksi saluran kemih.

Batu Cystine

Batu jenis ini bisa terbentuk dikarenakan adanya kelainan genetik langka yang membuat asam amino (pembentuk protein) bocor. Hal ini membuatnya masuk ginjal kemudian ke dalam urin dan membentuk kistral atau batu. Batu jenis ini bisa menyerang pria maupun wanita, sehingga keduanya harus waspada.

Baca juga : Manfaat Daun Kemangi Untuk Kesehatan dan Kecantikan

Tak jauh berbeda dengan penyakit lainnya, penderita batu ginjal harus merubah hidupnya ke arah yang lebih baik dengan menerapkan pola hidup sehat. Pola hidup sehat yang diterapkan ini diantaranya mengonsumsi air putih secukupnya di setiap hari, pola makan dan makanan sehat yang dikonsumsi, olahraga yang teratur, istirahat yang cukup, juga menghindari stress.